Jumat, 15 November 2013

Mewaspadai Perangkap Riya


Allah azza wa jalla memerintahkan beribadah dengan Ikhlas kepada-Nya:

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

“Padahal mereka tidak disuruh, kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat ; dan yang demikian itulah agama yang lurus” (QS. Al-Bayyinah/98: 5)

dan dilarang melakukan syirik dan Riya’, Riya sebagimana dalam al-Qur’an dan Terjemahnya versi Depag RI ialah melakukan sesuatu amal perbuatan tidak untuk mencari keridhaan Allah akan tetapi untuk mencari pujian atau kemasyhuran di masyarakat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

لَأَخْوَفُ مَا أَخْوَفُ عَلَيْكُمْ الشِّرْكُ الأَصْغَرُ،فَسُئِلَ عَنْهُ؟ فَقَالَ: الرِّيَاءُ

Sesuatu yang paling aku takutkan (menimpa) kamu adalah Syirik Ashghar. Lalu beliau ditanya tentang (Syirik Ashghar), beliau menjawab: (Ia adalah) Riya’”. (HR. Ahmad, Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)

bahkan pada hari Kiamat, ketika memberi balasan manusia atas perbuatannya, Allah berfirman, “Pergilah kalian kepada orang-orang yang kalian tujukan amalanmu kepada mereka di dunia. Lihatlah, apakah engkau dapati balasan di sisi mereka?!

Karena hal tersebut maka waspadalah kita terhadap riya’, dan penulis dalam eBook ini akan menyebutkan contoh-contoh riya’ dan hal-hal yang tidak termasuk riba, semoga hati kita diteguhkan dalam ikhlas dan terjauh dari riya’, amin… 

Untuk lebih lengkapnya silahkan sobat muslim download ebooknya DISINI

Umat Islam Menyambut Tahun Baru Hijriyah


Alhamdulillah, kita memuji Allah dan bersyukur kepada Allâh Ta’âla atas segala nikmat yang telah dikaruniakan kepada kita, salah satunya adalah nikmat sehat dan nikmat umur. Shalawat dan salam teruntuk nabi kita Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarga dan sahabatnya, amma ba’du:

Insya Allah tidak berapa lama lagi kita akan memasuki bulan Muharrram tahun 1435 H yang mana bulan ini dinamakan bulan Allah, dimana nabi صلى الله عليه وسلم :

اأَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada syahrullah (bulan Allah) yaitu Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim)

Karenanya maka dibulan ini disyariatkan berpuasa terutama pada hari ke 10 dan hari ke 9-nya. Namun kaum muslimin terutama belakangan ini melakukan berbagia amalan lainnya seperti:
  1. Do’a awal dan akhir tahun
  2. Puasa awal dan akhir tahun
  3. Memeriahkan Tahun Baru Hijriyah
Apakah amalan tersebut disyariatkan dalam tinjauan agama Islam, temukan jawabannya dalam eBook berikut.

Untuk lebih lengkapnya silahkan sobat muslim download ebooknya DISINI

Copyright @ 2013 Islamic.